Penyangga adalah tiang yang menahan agar sesuatu tidak roboh—menopang agar tetap berdiri, agar tetap ada. Nama-nama yang tertera di laman ini adalah mereka yang telah memilih menjadi penyangga (donator): individu, lembaga, dan perusahaan yang percaya bahwa ruang berpikir, ruang berkarya, dan ruang bersastra layak untuk dijaga keberadaannya.

Tanpa mereka, cagak.id tidak akan hadir dan kuat. Tanpa mereka, penulis tidak akan menulis untuk cagak.id. Merekalah yang sesungguhnya menopang marwah intelektual ini—bukan dengan tepuk tangan, tetapi dengan kepedulian.

Cagak.id dikelola oleh yayasan, bukan perusahaan. Tidak ada yang mengeruk keuntungan di sini. Para pengelolanya bekerja karena panggilan, bukan karena gaji. Setiap rupiah donasi mengalir langsung ke satu tujuan: menghargai kerja pikir para penulis melalui honorarium, menghidupkan diskusi publik, dan membuka kelas menulis gratis setiap Minggu.

Itulah sebabnya peran para penyangga begitu besar—jauh lebih besar dari sekadar angka nominal. Mereka adalah alasan mengapa media ini masih menyala, mengapa kata-kata masih dipercaya, dan mengapa ada yang mau bersusah payah menulis gagasan intelektualnya dan pikiran bermakna di tengah zaman yang lebih suka kebisingan. Mari kita bersama, berdonasi—menyangga untuk kuat bersama. Sebab, tonggak yang kuat, tidak pernah menjadi penyangga yang berdiri sendiri.  


Terima kasih para penyangga:

Andrinof A Chaniago

Dedi Yusmen

Edi Indrizal

Maya Deviera

S Metron M

Scroll to Top