Hari Menjelang Kematian
Pagi itu sunyi terasa berbeda saat Arsy menemani Ibu Raras yang duduk mematung di teras. Sang Ibu menceritakan mimpi ganjil tentang bayangan yang menjemput, sebuah isyarat perpisahan yang nyata. Dalam hening, Arsy menerima pesan terakhir untuk tetap hidup sebelum separuh dunianya benar-benar pergi selamanya.











