Setelah Kalah Berperang, Ramai-Ramai Pergi Bersuluk
Pascaperang melawan VOC di abad ke-17, penduduk Koto Tangah dan Pauh yang kalah kehilangan gairah hidup dan memilih meninggalkan sawah untuk pergi bersuluk. Keputusasaan massal ini memicu krisis beras yang parah. Alih-alih bertanggung jawab atas kehancuran tersebut, Kompeni justru memanfaatkannya dengan memonopoli beras demi meraup
Setelah Kalah Berperang, Ramai-Ramai Pergi Bersuluk Selengkapnya











