Tidak, Pak
Selama dua puluh tujuh tahun berkarier sebagai pegawai negeri, Sumarno selalu menjawab “siap” atas perintah atasan. Namun, menjelang masa pensiunnya, sebuah permintaan manipulasi dokumen memaksa Sumarno untuk pertama kalinya berani berkata “tidak” demi menjaga integritas di hadapan sang anak.











