Esai

The Voice of Hind Rajab, Docudrama yang Mengembalikan Suara Manusia ke Pusat Narasi

Melalui docudrama The Voice of Hind Rajab , sutradara Kaouther Ben Hania mengubah rekaman tragis seorang anak Palestina menjadi pengalaman sinematik yang mencekam. Alih-alih mengeksploitasi visual kekerasan , film ini membangun ketegangan dari ruang layanan darurat , menyoroti ketidakberdayaan sistem sekaligus mengembalikan suara manusia ke pusat narasi.

The Voice of Hind Rajab, Docudrama yang Mengembalikan Suara Manusia ke Pusat Narasi Selengkapnya

Cerpen

“Bunga Rawan”

Malam itu kau berjanji dalam hati akan membawa cengkeh dari kampungmu melewati batas yang mereka buat. Bersama Pak Ama, kau nekat berlayar menembus ketatnya patroli demi membarter bunga rawan. Namun, laut menyimpan rahasia kelam; mengungkap pengkhianatan di balik karung cengkeh yang sengaja ia tenggelamkan.

“Bunga Rawan” Selengkapnya

Liputan

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah yang digelar pada 11-12 Februari 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah menampilkan enam kelompok teater sekolah. Acara ini menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi mengenai ekosistem teater, isu psikologis, dan dinamika sosial pelajar. Melalui pertunjukan dan sarasehan, pelajar mendemonstrasikan daya kritis dan kegelisahan murni mereka.

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih Selengkapnya

Liputan

Musikal Perahu Kertas: Perjuangan Meraih Mimpi dan Cinta

Musikal Perahu Kertas sukses menghidupkan kembali kisah Kugy dan Keenan dari novel legendaris Dee Lestari ke atas panggung teater. Dipentaskan di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, pertunjukan kolaborasi Trinity Entertainment Network dan Indonesia Kaya ini memukau penonton. Pentas ini menghadirkan tata panggung megah, musik emosional, dan pesan mendalam tentang memperjuangkan mimpi dan cinta.

Musikal Perahu Kertas: Perjuangan Meraih Mimpi dan Cinta Selengkapnya

Liputan

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi

Merespons banjir bandang dahsyat di Sumatera pada November 2025 , Komunitas Ngobrol Buku berkolaborasi dengan Roha dan fotografer Andi Gultom menggelar pameran foto, diskusi kemanusiaan, dan penggalangan dana bertajuk “Usai Bandang: Sebuah Refleksi” di Medan. Acara ini bertujuan membangun kesadaran publik terhadap dampak bencana ekologis dan membantu masyarakat terdampak.

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi Selengkapnya

Esai

Sitor Sebagai Penyair

Esai “Sitor Sebagai Penyair” karya Saut Situmorang menelaah perjalanan kepenyairan Sitor Situmorang, sosok penting sastra Indonesia Angkatan 45. Melampaui pandangan kritikus tentang keterasingannya, esai ini menyoroti identitas hibrid pascakolonial Sitor, pergesekan budaya Batak dan Eropa, hingga akhirnya “Si Anak Hilang” berdamai dan kembali ke akar tradisinya di Danau Toba.

Sitor Sebagai Penyair Selengkapnya

Cerpen

Truntum

Kala Ibu merobohkan rumah Simbah akibat utang Bapak yang gemar berjudi , aku menyimpan sebuah rahasia. Selembar kain batik bermotif truntum tanpa pemilik peninggalan Simbah menjadi saksi bisu hancurnya keluarga kami , sekaligus membawa pesan agar cinta kembali bersemi bak bintang di langit.

Truntum Selengkapnya

Pusaka Sastra

Peta Sejarah sebagai Sumber yang Interaktif dan Imajinatif

Artikel ini mengulas buku “Peta Sejarah Propinsi Sumatera Barat” (1986) sebagai sumber sejarah visual yang interaktif. Melalui 37 peta tematik, pembaca diajak membangun imajinasi tentang jejak kerajaan, jalur perdagangan emas, hingga tinggalan kolonial. Sebuah referensi penting yang menekankan perlunya pengembangan data spasial mutakhir untuk memperkaya narasi sejarah Indonesia.

Peta Sejarah sebagai Sumber yang Interaktif dan Imajinatif Selengkapnya

Scroll to Top