Liputan

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi

Merespons banjir bandang dahsyat di Sumatera pada November 2025 , Komunitas Ngobrol Buku berkolaborasi dengan Roha dan fotografer Andi Gultom menggelar pameran foto, diskusi kemanusiaan, dan penggalangan dana bertajuk “Usai Bandang: Sebuah Refleksi” di Medan. Acara ini bertujuan membangun kesadaran publik terhadap dampak bencana ekologis dan membantu masyarakat terdampak.

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi Selengkapnya

Esai

Sitor Sebagai Penyair

Esai “Sitor Sebagai Penyair” karya Saut Situmorang menelaah perjalanan kepenyairan Sitor Situmorang, sosok penting sastra Indonesia Angkatan 45. Melampaui pandangan kritikus tentang keterasingannya, esai ini menyoroti identitas hibrid pascakolonial Sitor, pergesekan budaya Batak dan Eropa, hingga akhirnya “Si Anak Hilang” berdamai dan kembali ke akar tradisinya di Danau Toba.

Sitor Sebagai Penyair Selengkapnya

Cerpen

Truntum

Kala Ibu merobohkan rumah Simbah akibat utang Bapak yang gemar berjudi , aku menyimpan sebuah rahasia. Selembar kain batik bermotif truntum tanpa pemilik peninggalan Simbah menjadi saksi bisu hancurnya keluarga kami , sekaligus membawa pesan agar cinta kembali bersemi bak bintang di langit.

Truntum Selengkapnya

Pusaka Sastra

Peta Sejarah sebagai Sumber yang Interaktif dan Imajinatif

Artikel ini mengulas buku “Peta Sejarah Propinsi Sumatera Barat” (1986) sebagai sumber sejarah visual yang interaktif. Melalui 37 peta tematik, pembaca diajak membangun imajinasi tentang jejak kerajaan, jalur perdagangan emas, hingga tinggalan kolonial. Sebuah referensi penting yang menekankan perlunya pengembangan data spasial mutakhir untuk memperkaya narasi sejarah Indonesia.

Peta Sejarah sebagai Sumber yang Interaktif dan Imajinatif Selengkapnya

Liputan

Walau dalam “Genangan”, di Ruang Temu Nan Tumpah Kesenian Hidup Bersama Warga

Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) menyelenggarakan program tahunan “Ke Rumah Nan Tumpah #10” di Korong Kasai, Padang Pariaman. Melalui Pameran Silotigo dan Kelana Akhir Pekan, KSNT menciptakan ruang kreativitas seni alternatif yang memberdayakan warga dan anak-anak setempat, memanfaatkan material lingkungan sekitar, meskipun hidup berdampingan dengan tantangan genangan air.

Walau dalam “Genangan”, di Ruang Temu Nan Tumpah Kesenian Hidup Bersama Warga Selengkapnya

Esai

Empat Teater Sumatera Barat dari Dramaturgi Pascadramatik Kai Tuchmann

Membedah empat pertunjukan teater Sumatera Barat 2024-2025 melalui lensa dramaturgi pascadramatik Kai Tuchmann. Dari Sabai in Kaba hingga Indomiiii Rasa Rendang, Nasrul Azwar menganalisis bagaimana seniman lokal merespons estetika global tanpa kehilangan akar tradisi Minangkabau dalam lanskap seni pertunjukan kontemporer yang hibrid dan politis.

Empat Teater Sumatera Barat dari Dramaturgi Pascadramatik Kai Tuchmann Selengkapnya

Pusaka Sastra

Sumatra Barat hingga Plakat Panjang: Sejarah dengan Nuansa Sastrawi

Buku “Sumatra Barat hingga Plakat Panjang” karya Rusli Amran menyajikan sejarah Minangkabau dengan gaya narasi interaktif yang memikat. Dari era kerajaan kuno, kedatangan bangsa Eropa, hingga masa peperangan dan pengkhianatan penjajah, buku ini meramu arsip sejarah menjadi kisah epik. Simak ulasan lengkap mengapa buku sejarah ini wajib dibaca!

Sumatra Barat hingga Plakat Panjang: Sejarah dengan Nuansa Sastrawi Selengkapnya

Scroll to Top