Cerpen

Kentaur

Dalam kemeriahan festival Tabot di Bumi Raflessia , seorang seniman menyimpan dendam kelam. Ia menyembunyikan mayat korbannya di dalam patung kentaur yang diarak oleh warga. Saat perayaan mencapai puncaknya di Karabela , sebuah insiden mengungkap rahasia mengerikan di balik karya seni tersebut, yang berujung tragis.

Kentaur Selengkapnya

Pusaka Sastra

Sejarah Lokal sebagai Sumber Pengetahuan

Buku Republik Indonesia Propinsi Sumatera Tengah (1953) merupakan referensi sejarah lokal yang krusial bagi Sumatera Barat, Jambi, dan Riau. Dengan tebal 1198 halaman, karya ini mendokumentasikan perjuangan kemerdekaan, ekonomi, hingga kebudayaan secara kronologis. Penyusunannya yang masif melibatkan dokumen resmi dan arsip segar untuk memperkuat fondasi nasionalisme pascakemerdekaan.

Sejarah Lokal sebagai Sumber Pengetahuan Selengkapnya

Sketsa

Anjing, Pak Bupati! Babi, Pak Camat! Haram untuk Dimakan

Sebuah candaan fiqih tentang hukum makanan haram mendadak berubah menjadi kritik sosial tajam saat seorang ustad berteriak, “Anjing, Pak Bupati! Babi, Pak Camat!” di hadapan pejabat yang hadir. Meski diniatkan sebagai humor pemancing tawa, jemaah justru memaknainya sebagai peluapan kemuakan terhadap kekuasaan yang abai pada rakyat.

Anjing, Pak Bupati! Babi, Pak Camat! Haram untuk Dimakan Selengkapnya

Liputan

Kapsul Waktu Nusantara, Destinasi Nostalgia yang Penuh Cerita dan Sarat Makna

Galeri Kapsul Waktu Nusantara di Kota Padang menghadirkan ruang nostalgia yang membangkitkan memori kolektif pengunjungnya. Digagas oleh Rivaldo Ferdian, destinasi ini memamerkan ribuan kemasan produk jadul dari era 1960-an hingga 1990-an. Keunikannya berhasil menarik wisatawan dari berbagai provinsi hingga mancanegara.

Kapsul Waktu Nusantara, Destinasi Nostalgia yang Penuh Cerita dan Sarat Makna Selengkapnya

Cerpen

Beruk Ujang Cigun

Setelah beruk lamanya mati, Ujang Cigun membeli seekor beruk muda yang diberi nama Kiran. Beruk tersebut membantunya mencari nafkah dengan memetik kelapa. Namun, Kiran memiliki kebiasaan aneh yaitu mencemooh dan menyunggingkan pantat kepada orang-orang berseragam di pasar. Ulahnya itu akhirnya membuat Ujang Cigun ditangkap.

Beruk Ujang Cigun Selengkapnya

Pusaka Sastra

Tambo Minangkabau

Buku Tambo Minangkabau karya Edwar Djamaris merupakan hasil riset filologi mendalam terhadap 47 naskah kuno dari berbagai negara. Melalui proses suntingan teks dan analisis struktur yang ketat, karya ini menjadi rujukan sahih untuk memahami sejarah, adat, dan nilai sosial budaya Minangkabau melalui sumber naskah yang paling autentik.

Tambo Minangkabau Selengkapnya

Liputan

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (2): JBS dan KK Book Rental Tetap Melaju di Pasar Buku

Menjelajahi “rumah kertas” di Yogyakarta, liputan ini mengupas dedikasi dua pegiat literasi. Indrian Koto mengelola Jual Buku Sastra (JBS) untuk memasarkan dan menerbitkan karya-karya indie. Di sisi lain, Teddy konsisten mempertahankan KK Book Rental sejak era 1990-an meski digempur kemajuan internet dan arus digitalisasi.

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (2): JBS dan KK Book Rental Tetap Melaju di Pasar Buku Selengkapnya

Liputan

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (1): Berdikari dan Raja Murah Bahagia di Dunia Perbukuan

Yogyakarta memiliki daya tarik istimewa melalui kehadiran toko buku independen atau “rumah kertas”. Toko seperti Berdikari Book dan TB Raja Murah berangkat dari kecintaan mendalam terhadap dunia literasi. Mereka berjuang menjaga ekosistem perbukuan dan kelangsungan hidup penerbit, sekaligus menyediakan akses buku yang terjangkau di tengah gempuran diskon e-commerce.

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (1): Berdikari dan Raja Murah Bahagia di Dunia Perbukuan Selengkapnya

Scroll to Top