Menjelajah Heboh Sastra 1968 Lewat Nazwar Sjamsu
Esai ini mengulas kontroversi “Heboh Sastra 1968” melalui perspektif Nazwar Sjamsu yang mengkritik keras pembelaan H.B. Jassin atas cerpen “Langit Makin Mendung”. Penulis membedah perbenturan antara imajinasi sastra dan kenyataan objektif agama, mengungkap ketegangan yang belum usai mengenai batas-batas penggambaran zat suci dalam karya kreatif di Indonesia.
Menjelajah Heboh Sastra 1968 Lewat Nazwar Sjamsu Selengkapnya











