Author name: Ranang Aji SP

Penulis fiksi, tinggal di Magelang, Jawa Tengah. Beberapa cerpennya diterbitkan oleh pelbagai media massa seperti Kompas dan Jawa Pos. Salah satu cerpennya, “Malam Pertobatan”, difilmkan oleh Falcon dan tayang perdana di festival film dunia Jakarta World Cinema 21—28 September 2024. Dua cerpennya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan dibukukan dalam antologi bersama oleh Dalang Publishing LLC USA. Ranang Aji SP juga menjadi salah satu nomine dalam Sayembara Kritik Sastra Badan Bahasa Kemendikbud 2020 dengan judul esai “Sepotong Senja untuk Pacarku: Antara Modernisme dan Pascamodernisme Jejak dan Terpengaruhannya. Menjadi Finalis 6 Sayembara Kritik HB Jassin 2025 dengan judul “Menjawanisasi Barat: Transposisi Budaya Dalam Novel Olenka Karya Budi Darma”. Masuk dalam cerita pilihan Kompas 2022 dan 2024. Buku terbarunya: Sejarah Cerita Pendek dan Perkembangannya (2025).

Ranang Aji SP
Esai

Jawaban Polemik Royyan Julian dan Nirwan Dewanto: Melacak Jejak atau Memetakan Daya Gerak?

Esai ini menengahi polemik antara Royyan Julian dan Nirwan Dewanto terkait jejak pengaruh dalam puisi Indonesia. Ranang Aji SP menawarkan metode DaGer (Daya Gerak) sebagai jalan tengah, menggeser fokus dari sekadar melacak silsilah penyair menuju pemetaan distribusi energi dan perubahan unsur dominan dalam teks sastra.

Jawaban Polemik Royyan Julian dan Nirwan Dewanto: Melacak Jejak atau Memetakan Daya Gerak? Selengkapnya

Cerpen

Jono

“Namamu siapa?” tanya polisi. Jono menjawab cepat, “Maling, Pak, bukan PKI. Maksudnya, saya dituduh maling .” Ia terancam lima tahun penjara karena mengambil logam kuningan dari tempat sampah. Semula, Jono hanya ingin melihat pohon petai di pabrik lamanya. Sayang, harapannya pupus. Tubuhnya akhirnya tak bangun lagi di pagi hari.

Jono Selengkapnya

Scroll to Top