Cerpen

Cerpen

Halte

“Aku seharusnya tahu kalau sore itu dia sudah mati, ketika kami duduk di halte depan rumah sakit umum.” Dalam keheningan yang ganjil, perempuan itu membicarakan kematiannya sendiri. Ia ingin menghilang menjadi gosip, sebuah rahasia kelam yang berujung tragis di dasar sungai.

Halte Selengkapnya

Cerpen

Kentaur

Dalam kemeriahan festival Tabot di Bumi Raflessia , seorang seniman menyimpan dendam kelam. Ia menyembunyikan mayat korbannya di dalam patung kentaur yang diarak oleh warga. Saat perayaan mencapai puncaknya di Karabela , sebuah insiden mengungkap rahasia mengerikan di balik karya seni tersebut, yang berujung tragis.

Kentaur Selengkapnya

Cerpen

Beruk Ujang Cigun

Setelah beruk lamanya mati, Ujang Cigun membeli seekor beruk muda yang diberi nama Kiran. Beruk tersebut membantunya mencari nafkah dengan memetik kelapa. Namun, Kiran memiliki kebiasaan aneh yaitu mencemooh dan menyunggingkan pantat kepada orang-orang berseragam di pasar. Ulahnya itu akhirnya membuat Ujang Cigun ditangkap.

Beruk Ujang Cigun Selengkapnya

Cerpen

“Bunga Rawan”

Malam itu kau berjanji dalam hati akan membawa cengkeh dari kampungmu melewati batas yang mereka buat. Bersama Pak Ama, kau nekat berlayar menembus ketatnya patroli demi membarter bunga rawan. Namun, laut menyimpan rahasia kelam; mengungkap pengkhianatan di balik karung cengkeh yang sengaja ia tenggelamkan.

“Bunga Rawan” Selengkapnya

Cerpen

Truntum

Kala Ibu merobohkan rumah Simbah akibat utang Bapak yang gemar berjudi , aku menyimpan sebuah rahasia. Selembar kain batik bermotif truntum tanpa pemilik peninggalan Simbah menjadi saksi bisu hancurnya keluarga kami , sekaligus membawa pesan agar cinta kembali bersemi bak bintang di langit.

Truntum Selengkapnya

Cerpen

Pak Bari Masih Menunggu

Enam tahun berlalu, aku kembali untuk menemui Bari, sahabat masa kecil yang dulu seorang guru berdedikasi. Kini, ia berubah menjadi sosok asing penuh dendam. Di tepi pantai, ia setia menunggu dengan parang, terperangkap dalam tragedi kelam yang merenggut kewarasannya. Siapa sebenarnya yang ia tunggu?

Pak Bari Masih Menunggu Selengkapnya

Cerpen

Kawan Lama

Sebuah reuni ironis antara dua kawan lama. Dulu, mereka sama-sama berjuang sebagai penulis muda yang idealis di kampus. Kini nasib memisahkan: satu bertahan di jalan sunyi sastra, lainnya tergelincir di kursi empuk jabatan BUMN. Ketika janji masa lalu ditagih kembali, takdir justru mempertemukan mereka dalam situasi yang penuh getir di balik jeruji besi.

Kawan Lama Selengkapnya

Cerpen

Rahmad Kartolo

Menjelang usia 46 tahun, Rahmad Kartolo menyadari hidupnya tak pernah bahagia. Dari trauma masa kecil akibat ulah Marjili Samsuri hingga kegagalan cinta dengan Mira Marcela, ia pun nekat mendatangi orang pintar demi membelokkan garis takdir. Namun, apakah keajaiban benar-benar ada bagi si “Rahmad Kaki Tiga”?

Rahmad Kartolo Selengkapnya

Scroll to Top