Cerpen

Cerpen

Eden Prime: Eden Versi Premium

Bertahun-tahun Edo, seorang penyapu jalan di pemakaman mewah Eden Prime, menabung dan berikrar untuk memakamkan bapaknya di sana. Baginya, sang bapak adalah pahlawan yang pantas mendapat penghormatan tertinggi. Namun, kenyataan pahit tentang kasta dan kerasnya hidup memaksanya mengubur impian tersebut bersamaan dengan kepergian sang ayah ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Eden Prime: Eden Versi Premium Selengkapnya

Cerpen

Badshah

Badshah adalah bayi buangan yang sempat membawa kehangatan bagi keluarga Tuan dan Minatun. Namun, kematian Minatun mengubah segalanya. Dikuasai duka mendalam dan rasa kehilangan, sang Tuan menghukum Badshah dalam keheningan, menjadikannya pelayan yang sangat patuh. Kepatuhan mutlak anak itu justru menjadi cermin batin yang terus mengutuknya dalam kesunyian rumah tersebut.

Badshah Selengkapnya

Cerpen

Tukang Cukur Keliling

Tukang cukur keliling itu selalu datang setiap hari Minggu ke pasar kecamatan dengan sepeda tuanya. Di bawah pohon beringin, ia melayani antrean panjang pelanggan menggunakan nomor dari kartu remi. Kehadirannya tidak hanya memangkas rambut, tetapi juga menumbuhkan profesi baru bagi warga desa dan mewariskan kenangan tak terlupakan.

Tukang Cukur Keliling Selengkapnya

Cerpen

Birabirabirabirabi

Di Warmindo Mang Asep, tiga sahabat berkumpul membawa kemelut batin masing-masing. Muqor sibuk dengan komputernya, Falendra menutupi luka lamaran yang ditolak, dan Ardi sengaja memancing emosi mereka. Di tengah perang batin dan saling sindir yang memanas, kedatangan Nasir membawa kejutan tak terduga berupa tiga undangan pernikahan yang membungkam mereka seketika.

Birabirabirabirabi Selengkapnya

Cerpen

Pagi Biasanya

“Pagi Biasanya” mengisahkan kehidupan damai seorang ibu yang hancur seketika pada suatu pagi di bulan Oktober. Tragedi berdarah merenggut suami dan mertuanya akibat tuduhan keji. Ia terpaksa menanggung siksaan, pelecehan, dan stigma seumur hidup demi melindungi sang anak, menyisakan trauma mendalam yang tak lekang oleh waktu.

Pagi Biasanya Selengkapnya

Cerpen

Tuan Bangau

Kehadiran Tuan Bangau membawa angin segar dan menjadikannya pusat perhatian dalam rombongan sirkus. Namun, kesuksesan tersebut memicu kecemburuan mendalam dari penampil lainnya, yaitu Bardim. Saat sang bos memutuskan menjadikannya maskot utama sirkus , sebuah tragedi pembunuhan yang kelam pun terjadi menjelang keberangkatan mereka.

Tuan Bangau Selengkapnya

Cerpen

Halte

“Aku seharusnya tahu kalau sore itu dia sudah mati, ketika kami duduk di halte depan rumah sakit umum.” Dalam keheningan yang ganjil, perempuan itu membicarakan kematiannya sendiri. Ia ingin menghilang menjadi gosip, sebuah rahasia kelam yang berujung tragis di dasar sungai.

Halte Selengkapnya

Cerpen

Kentaur

Dalam kemeriahan festival Tabot di Bumi Raflessia , seorang seniman menyimpan dendam kelam. Ia menyembunyikan mayat korbannya di dalam patung kentaur yang diarak oleh warga. Saat perayaan mencapai puncaknya di Karabela , sebuah insiden mengungkap rahasia mengerikan di balik karya seni tersebut, yang berujung tragis.

Kentaur Selengkapnya

Cerpen

Beruk Ujang Cigun

Setelah beruk lamanya mati, Ujang Cigun membeli seekor beruk muda yang diberi nama Kiran. Beruk tersebut membantunya mencari nafkah dengan memetik kelapa. Namun, Kiran memiliki kebiasaan aneh yaitu mencemooh dan menyunggingkan pantat kepada orang-orang berseragam di pasar. Ulahnya itu akhirnya membuat Ujang Cigun ditangkap.

Beruk Ujang Cigun Selengkapnya

Scroll to Top