Author name: S Metron Masdison

S Metron Masdison menjadi sutradara di Ranah Performing Arts Company sejak didirikan 2007. Sudah mementaskan 40 pertunjukan di Padang, Padangpanjang, Payakumbuh, Medan, Pekanbaru, Jakarta, Solo dan Singapura baik sebagai pemain, penulis naskah dan direktur artistik. Enam tahun belakangan fokus menggarap bunyi dalam teater terutama untuk karya “Sandiwara Pekaba (Kisah Pembunuhan Tuanku Imam)” dan “Mite Kudeta”.Tiga skenario film memanangkan lomba yang diadakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2005, 2006 dan 2011). Ikut aktif dalam kegiatan kebudayan seperti kurator, direktur artistik, periset, kritikus seni, dalam berbagai festival dan kegiatan.

S Metron Masdison
Liputan

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah yang digelar pada 11-12 Februari 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah menampilkan enam kelompok teater sekolah. Acara ini menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi mengenai ekosistem teater, isu psikologis, dan dinamika sosial pelajar. Melalui pertunjukan dan sarasehan, pelajar mendemonstrasikan daya kritis dan kegelisahan murni mereka.

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih Selengkapnya

Liputan

MLWF 2025: Cara Meninggalkan Jejak Multisensoris

Makassar Literary Walk Festival (MLWF) 2025 mengajak peserta berjalan kaki menyusuri lorong pasar, flyover, hingga sungai. Bukan sekadar menapak, tapi juga meninggalkan jejak multisensori. Komunitas Katakerja mengusung sastra sebagai pengalaman kolektif berbasis tapak, menyulap pelabuhan, kampung tua, dan situs sejarah menjadi panggung narasi. Festival ini fokus pada isu perubahan iklim dan peran perempuan lokal, serta menyoroti kolonialisme digital lewat instalasi seni. Literasi dipahami sebagai praktik hidup, bukan hanya baca-tulis, melibatkan penulis, seniman, hingga pedagang pasar.

MLWF 2025: Cara Meninggalkan Jejak Multisensoris Selengkapnya

Scroll to Top