Sketsa

Sketsa

Tukang Lauk yang Penangis

Kisah tukang lauk yang gampang menangis menjadi pintu masuk untuk merenungi makna air mata. Di tengah dunia yang memuja logika teknokratis dan ketenangan semu kekuasaan, tangisan hadir sebagai bahasa jujur atas ketidakberdayaan. Ketika kata-kata tak lagi memadai, air mata adalah laporan paling autentik tentang bagaimana nurani dan kekuasaan bekerja.

Tukang Lauk yang Penangis Selengkapnya

Sketsa

Karena Paranormal Itu, Simardi Yakin Tidak Cepat Mati

Kisah Simardi, seorang profesor yang dihantui ketakutan akan kematian akibat penyakit komplikasi. Meski menyadari hidupnya tak sehat dan bekal ibadahnya minim, ia mencoba menghibur diri dengan ramalan seorang paranormal dari Papua yang menjanjikannya umur panjang. Namun, takdir berkata lain ketika sebuah pesan singkat mengabarkan kepergiannya yang tiba-tiba.

Karena Paranormal Itu, Simardi Yakin Tidak Cepat Mati Selengkapnya

Sketsa

Pada Sebuah Sumur Tua

Di atas sumur tua tempat mayat-mayat ditimbun tergesa, kini tumbuh pohon besar yang daunnya rutin diambil untuk pengalas kue bika. Namun, di balik lezatnya kue itu, saat malam tiba terdengar jeritan lirih dari akar pohon: “Kami belum mati, Pak!”. Sebuah trauma sejarah yang menolak untuk mati.

Pada Sebuah Sumur Tua Selengkapnya

Sketsa

Piring Tipis dan Sumbu Pendek

Piring tipis adalah metafora untuk mereka yang amat perasa dan mudah merajuk. Sedikit saja tersinggung, mereka “retak” dan lari dari masalah, seperti pria di kampung penulis yang minggat hanya karena dipuji istrinya. Di sisi lain, ada “sumbu pendek” yang mudah naik pitam, memecahkan perkakas, hingga berujung KDRT. Keduanya sama-sama bermasalah dan menandakan adanya isu kesehatan mental. Mengapa kita begitu mudah tersinggung atau marah?

Piring Tipis dan Sumbu Pendek Selengkapnya

Sketsa

Mencari Induk Emas

Pada 1681, geolog Elias Hesse tiba di Padang, disambut gempa besar. Tujuannya: memastikan cadangan emas di Salido. Jejak demam emas kolonial ini berlanjut hingga akhir 1990-an, memicu perburuan harta karun di bekas-bekas tambang Belanda di pedalaman Bukit Barisan. Kisah ini tak hanya tentang emas, tapi juga tentang orang-orang setempat yang terus memburu induk emas yang legendaris.

Mencari Induk Emas Selengkapnya

Scroll to Top