Nian Patah yang Lihai Mematah
Nian Patah tidak cacat fisik, namun ia ahli “mematah”—mengambil keuntungan dari setiap dana yang lewat. Dari uang masjid hingga bantuan bencana, semua disunat. Kisah satir ini menelusuri akar korupsi dari masa VOC hingga pejabat desa masa kini, menyentil betapa kita makin terbiasa dengan keadilan yang patah.











