Liputan

Liputan

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (1): Berdikari dan Raja Murah Bahagia di Dunia Perbukuan

Yogyakarta memiliki daya tarik istimewa melalui kehadiran toko buku independen atau “rumah kertas”. Toko seperti Berdikari Book dan TB Raja Murah berangkat dari kecintaan mendalam terhadap dunia literasi. Mereka berjuang menjaga ekosistem perbukuan dan kelangsungan hidup penerbit, sekaligus menyediakan akses buku yang terjangkau di tengah gempuran diskon e-commerce.

Rumah-Rumah Kertas di Yogyakarta (1): Berdikari dan Raja Murah Bahagia di Dunia Perbukuan Selengkapnya

Liputan

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah yang digelar pada 11-12 Februari 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah menampilkan enam kelompok teater sekolah. Acara ini menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi mengenai ekosistem teater, isu psikologis, dan dinamika sosial pelajar. Melalui pertunjukan dan sarasehan, pelajar mendemonstrasikan daya kritis dan kegelisahan murni mereka.

Parade Teater Pelajar se-Jawa Tengah: Datang dengan Tubuh dan Pikiran yang Belum Fasih Selengkapnya

Liputan

Musikal Perahu Kertas: Perjuangan Meraih Mimpi dan Cinta

Musikal Perahu Kertas sukses menghidupkan kembali kisah Kugy dan Keenan dari novel legendaris Dee Lestari ke atas panggung teater. Dipentaskan di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, pertunjukan kolaborasi Trinity Entertainment Network dan Indonesia Kaya ini memukau penonton. Pentas ini menghadirkan tata panggung megah, musik emosional, dan pesan mendalam tentang memperjuangkan mimpi dan cinta.

Musikal Perahu Kertas: Perjuangan Meraih Mimpi dan Cinta Selengkapnya

Liputan

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi

Merespons banjir bandang dahsyat di Sumatera pada November 2025 , Komunitas Ngobrol Buku berkolaborasi dengan Roha dan fotografer Andi Gultom menggelar pameran foto, diskusi kemanusiaan, dan penggalangan dana bertajuk “Usai Bandang: Sebuah Refleksi” di Medan. Acara ini bertujuan membangun kesadaran publik terhadap dampak bencana ekologis dan membantu masyarakat terdampak.

Usai Bandang, Sebuah “Refleksi Bencana” dari Medan Melalui Pameran Foto, Sastra dan Diskusi Selengkapnya

Liputan

Walau dalam “Genangan”, di Ruang Temu Nan Tumpah Kesenian Hidup Bersama Warga

Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) menyelenggarakan program tahunan “Ke Rumah Nan Tumpah #10” di Korong Kasai, Padang Pariaman. Melalui Pameran Silotigo dan Kelana Akhir Pekan, KSNT menciptakan ruang kreativitas seni alternatif yang memberdayakan warga dan anak-anak setempat, memanfaatkan material lingkungan sekitar, meskipun hidup berdampingan dengan tantangan genangan air.

Walau dalam “Genangan”, di Ruang Temu Nan Tumpah Kesenian Hidup Bersama Warga Selengkapnya

Liputan

Out of the Boox di Padang: Merayakan dan Memaknai Minat Beli Pecinta Buku

Out of the Boox kembali mengguncang Fabriek Padang dengan ribuan koleksi buku, menarik minat tinggi dari keluarga muda hingga Gen Z. Lebih dari sekadar berburu diskon, event ini menjadi momen krusial bagi orang tua untuk menanamkan nilai literasi dan membangun “Home Library Culture” bagi anak-anak di era digital.

Out of the Boox di Padang: Merayakan dan Memaknai Minat Beli Pecinta Buku Selengkapnya

Liputan

Nanda Wirawan, Menenun Makna dan Revitalisasi Songket Tuo Minangkabau

Mengulik kisah Nanda Wirawan dan Studio Wastra Pinankabu dalam merevitalisasi songket tuo Minangkabau. Bukan sekadar kain, bagi Nanda, songket adalah manuskrip budaya yang penuh makna filosofis dan cerita daur hidup. Simak dedikasi mereka menjaga warisan tekstil leluhur melalui teknik tenun tradisional dan pewarna alami.

Nanda Wirawan, Menenun Makna dan Revitalisasi Songket Tuo Minangkabau Selengkapnya

Liputan

Apsas Dua Dekade Lebih: Jalan yang Memulangkan Suara untuk Pembaca

Apresiasi Sastra (Apsas) 2026 kembali hadir sebagai ruang “underground” yang mendobrak sekat antara pengarang dan pembaca. Bertempat di Bantul, kolaborasi bersama Radio Buku ini membahas sepuluh karya pilihan—mulai dari puisi hingga novel terjemahan—membuktikan bahwa di tengah arus digitalisasi, kecintaan pada literasi tetap menyala tanpa perlu menjadi elit.

Apsas Dua Dekade Lebih: Jalan yang Memulangkan Suara untuk Pembaca Selengkapnya

Liputan

Baca Di Tebet, Perpustakaan dan Ruang Temu Demi Kemerdekaan Berpikir

Baca Di Tebet hadir sebagai oase literasi modern di Jakarta Selatan yang menggabungkan konsep perpustakaan dan ruang temu yang nyaman. Didirikan oleh Kanti W Janis dan Wien Muldian, tempat ini menyimpan lebih dari 27.000 koleksi buku berkualitas. Tak sekadar tempat membaca, ia menjadi wadah merawat pengetahuan, kreativitas, dan kemerdekaan berpikir bagi kaum literat.

Baca Di Tebet, Perpustakaan dan Ruang Temu Demi Kemerdekaan Berpikir Selengkapnya

Scroll to Top