Cerpen

Kawan Lama

Lima menit sebelum panggilan itu datang, saya bertengkar hebat dengan istri karena saya pulang tidak membawa uang. Panggilan dari Iswan rasanya seperti berkah. Ia mengaku menemukan tas berisi uang Rp13 juta dan perhiasan, tanpa identitas. Iswan ingin saya berpura-pura menjadi pemilik tas itu. Saya takut terlibat kejahatan, tapi godaan uang besar itu terlalu kuat.

Kawan Lama Selengkapnya

Pusaka Sastra

Perdebatan Soal Kerudung di Minangkabau dan Indonesia

Buku Soal Kekoedoeng (1941) karya Hoesein Bafaqih mengupas polemik panjang hukum hijab. Bafaqih berani menafsirkan ulang soal penutup aurat, berpandangan bahwa hijab itu sunnah, dan membuka ruang diskusi. Penerbitan di Bukittinggi ini memicu kritik keras dari ulama Minangkabau, yang menurut Hamka bisa meruntuhkan “benteng adat dan goyang pagar agama.”

Perdebatan Soal Kerudung di Minangkabau dan Indonesia Selengkapnya

Sketsa

Piring Tipis dan Sumbu Pendek

Piring tipis adalah metafora untuk mereka yang amat perasa dan mudah merajuk. Sedikit saja tersinggung, mereka “retak” dan lari dari masalah, seperti pria di kampung penulis yang minggat hanya karena dipuji istrinya. Di sisi lain, ada “sumbu pendek” yang mudah naik pitam, memecahkan perkakas, hingga berujung KDRT. Keduanya sama-sama bermasalah dan menandakan adanya isu kesehatan mental. Mengapa kita begitu mudah tersinggung atau marah?

Piring Tipis dan Sumbu Pendek Selengkapnya

Liputan

Ipie, Deli, Kuli, dan Pedagogi

SD Negeri 101878 di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, dulunya adalah Sekolah Deli Maatschappij. Sekolah ini menyimpan kisah sejarah di mana Bapak Republik Indonesia, Tan Malaka, pernah mengajar. Meski arsitektur kolonialnya telah mengalami perubahan, pihak sekolah berjuang meminta penetapan bangunan ini sebagai cagar budaya untuk terus menjaga warisan kisah sang pendidik.

Ipie, Deli, Kuli, dan Pedagogi Selengkapnya

Esai

Membandingkan Matrilinealitas Yahudi dan Minangkabau

Meskipun terpisah jarak dan budaya, Yahudi dan Minangkabau berbagi kemiripan unik: sistem matrilineal. Esai ini mengupas perbandingan mendalam antara identitas spiritual Yahudi yang diturunkan lewat ibu, versus struktur adat dan kewarisan Minangkabau yang lebih kompleks. Apakah ini kebetulan sejarah atau takdir semata? Temukan analisis perbedaannya di sini.

Membandingkan Matrilinealitas Yahudi dan Minangkabau Selengkapnya

Cerpen

Bukan Kebanggan

Kandar, seorang polisi muda, terjebak dilema pelik. Target operasi satuannya adalah Ancah Kutung, preman kebal senjata yang ternyata ayah kandungnya. Saat tugas mendesak untuk menghentikan kebrutalan sang ayah, Kandar harus memilih: loyalitas pada seragam atau ikatan darah. Sebuah peluru bertanda merah menjadi kunci takdir tragis di tengah pertikaian berdarah ini.

Bukan Kebanggan Selengkapnya

Pusaka Sastra

Cerita Detektif dan Pesan Perjuangan dalam Roman Indonesia

Berlatar Medan era 40-an, roman detektif “Gagak Hitam Menjoesoel” menyoroti nasib Siti Zahari yang terjerat lintah darat akibat buta huruf. Kisah ini tak sekadar aksi heroik Gagak Hitam menyelamatkan gadis yang akan dijadikan pelunasan hutang, tapi juga kritik tajam Decha terhadap eksploitasi sosial dan pentingnya pendidikan bagi rakyat jelata.

Cerita Detektif dan Pesan Perjuangan dalam Roman Indonesia Selengkapnya

Liputan

Workshop Sound Poetry dan Visual Poetry: Tona Energetik dalam Alih Wahana Puisi

Workshop Sound Poetry dan Visual Poetry di Padang membawa puisi keluar dari kerangkeng kata. Peserta diajak meditasi sonik oleh Aldo Ahmad untuk merespons alam, menemukan bunyi primordial. Sementara Donny Eros menantang peserta Visual Poetry untuk menjaga rasa dan imajinasi kata-kata agar tidak hilang saat dialihwahanakan menjadi objek visual yang sugestif.

Workshop Sound Poetry dan Visual Poetry: Tona Energetik dalam Alih Wahana Puisi Selengkapnya

Esai

Fiksi Penggemar: Dulu Aib, Kini Mahkota Penerbitan

Dulu dianggap aib, kini fiksi penggemar (fanfic) menjelma menjadi landasan utama penerbitan, terutama setelah “Fifty Shades of Grey” meledak. Industri kini terbuka mencari penulis yang berkreasi daring. Novel pemenang penghargaan seperti “James” (Pulitzer) dan “The Song of Achilles” pun berakar dari reimagining klasik, menunjukkan bahwa kaum puritan sulit membedakan fiksi arus utama dan karya di Archive of Our Own.

Fiksi Penggemar: Dulu Aib, Kini Mahkota Penerbitan Selengkapnya

Cerpen

Penyair Syahdan Agogo

Di kedai kopi buta Puk Minah, para seniman Kota S berkumpul di malam hari. Satu-satunya angkatan lama yang tersisa adalah penyair 68 tahun, Syahdan Agogo. Di tengah obrolan kacau balau tentang seni, politik, hingga nasib pelukis Sadrah Kuncir, Syahdan sibuk membayangkan namanya disebut sebagai pemenang Nobel Sastra.

Penyair Syahdan Agogo Selengkapnya

Scroll to Top